
Setiap pohon pasti memiliki manfaat dan fungsi yang berbeda setiap jenisnya, termasuk pohon soga berikut. Pohon dengan bunga kuning dan memiliki daun mirip seperti pete ini memang mulai banyak dicari untuk penghijauan jalan. Jika sebelumnya pohon dengan bunga kuning kita menggenal pohon tabebuya, maka untuk kali ini kita kenalkan pohon soga.
Selain untuk penghijauan jalan raya ada beberapa manfaat dari Pohon Soga, mulai dari pewarna alami dan kayunya. Apa saja 9 manfaat dari tanaman pohon songa? Berikut detailnya:
Pohon soga memiliki kanopi yang lebat dan luas, membuatnya ideal sebagai pohon peneduh di taman, jalan, atau area publik. Sering ditanam di sepanjang jalan untuk memberikan keteduhan dan mengurangi efek panas. Tidak heran jika akan banyak ditemui di sepanjang jalan utama antar daerah.
Kulit kayu pohon soga menghasilkan pewarna alami yang digunakan dalam pembuatan batik tradisional. Pewarna ini menghasilkan warna cokelat keemasan yang khas, sehingga sering digunakan dalam motif batik klasik seperti sogan. Pemanfaatan ini bisa jadi tidak merata pada semua daerah di Indonesia.
Pohon Soga berperan penting dalam program penghijauan, terutama di wilayah tropis, akar yang kuat membantu mencegah erosi tanah di daerah lereng atau lahan kritis. Tidak hanya pada kawasan gunung, penanaman juga bisa didaerah aliran sungai untuk menjaga tanah.
Menjadi tempat berlindung bagi berbagai jenis burung dan serangga serta bunga pohon soga yang berwarna kuning cerah menarik lebah dan kupu-kupu, membantu dalam proses penyerbukan. Ada juga yang memanfaatkan untuk ekosistem lebah madu disekitar kebun.
Kayu pohon soga digunakan dalam pembuatan furnitur, kerajinan, dan konstruksi ringan, meski bukan kayu keras, kayu ini cukup tahan lama untuk keperluan tertentu.
Bunga kuning cerah yang bermekaran membuat pohon soga sering ditanam sebagai elemen dekoratif di taman atau lanskap kota yang dapat menambah nilai estetika lingkungan perkotaan.
Kulit kayu yang dijual sebagai bahan pewarna alami menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat, terutama di daerah penghasil batik. Kayunya juga memiliki nilai ekonomi dalam pembuatan produk kerajinan.
Beberapa daerah, kulit kayu pohon soga digunakan dalam ramuan tradisional untuk mengobati luka ringan atau sebagai antiseptik alami.
Seperti pohon lain, soga berperan dalam menyerap karbon dioksida dari udara dan membantu mengurangi dampak pemanasan global. Sangat ideal untuk digunakan dalam program penghijauan dalam karbon hijau Indonesia.