
Pohon sukun artocarpus altilis kini makin langka di Indonesia. Padahal, tanaman ini menghasilkan buah bulat lezat yang kaya karbohidrat. Pohon sukun berukuran besar semakin sulit ditemukan, sehingga berbagai olahan kuliner berbahan dasar sukun pun kian jarang dijumpai.
Olahan sukun, seperti sukun goreng, umumnya sangat digemari oleh generasi kelahiran tahun 1980–1990-an. Pada era tersebut, camilan dari buah sukun masih sangat mudah ditemukan. Kini, sebagian besar orang yang menanam pohon sukun adalah kelompok usia tua yang rindu akan citra rasa camilan tradisional tersebut.

Menanam sukun dari bibit berukuran kecil membutuhkan masa tunggu produktif yang cukup lama. Sebagai solusinya, penanaman dapat dilakukan menggunakan bibit pohon sukun berukuran besar.
Spesifikasi pohon sukun siap tanam yang tersedia:
Tinggi Pohon: 3–4 Meter.
Lingkar Batang: Sekitar 30 cm.
Masa Karantina: Sudah melalui proses karantina.
Masa Tunggu Buah: 1–2 tahun.
Persediaan pohon sukun berukuran besar sangat terbatas karena tidak semua nursery menyediakan proses karantina untuk spesies ini. Salah satu aktivitas pengiriman dan penanaman pohon sukun berukuran besar yang telah dilakukan yaitu menuju wilayah Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Penanaman pohon sukun berukuran besar membantu mempercepat proses pembuahan sehingga hasil panen dapat dinikmati lebih singkat. Konsultasikan kebutuhan bibit dan penanaman pohon sukun melalui layanan Tunas Penghijauan. Salam Hijau Indonesia.